Keberadaan Cafe Denai di Kawasan Kantor Bupati Agam Kian Meresahkan Masyarakat.

  • Whatsapp

(Gayabekasi.com) Agam Masyarakat Surau Kariang, Padang Baru, geram dengan keberadaan Cafe yang terletak di jalan Sudirman Jorong IV Surabayo. Apalagi Keberadaan Cafe tersebut hanya hitungan langkah dari Kantor Bupati Agam.

Wali Jorong IV Surabayo Rino Syamna Putra saat di hubungi via ponsel mengatakan, benar, saya selaku jorong seringkali mendapat komentar dari masyarakat tentang keberadaan Cafe tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi pemuda setempat, cafe tersebut memakai fasilitas room karaoke. Serta ada pemandu wanita untuk room karaoke.

Jika hal ini dibiarkan adanya, akan berakibat buruk terhadap kita bersama dapat merusak akhlak, apalagi untuk generasi penerus.

Keberadaan cafe tersebut sangat tidak cocok dengan budaya kita, yang mempunyai falsafah ” Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah “.dan juga sangat bertentangan dengan Visi Agam Madani.

Ari Ketua pemuda Surau Kariang kepada wartawan melalui via ponsel dan via whatspp mengungkapkan, bahwa keberadaan Cafe Denai itu meresahkan masyarakat setempat.

Sebelumnya kita melakukan sidak ke cafe tersebut dan pemilik cafe berjanji secara lisan akan menjaga etika dan norma susila dengan keberadaan Cafe tersebut.

Kami terus memantau kegiatan cafe tersebut. Dan ternyata kegiatan itu malah lebih parah lagi. Mereka buka room karaoke tertutup.Dan ada pemandu karaoke wanita.

Coba kita bayangkan, laki laki dan perempuan yang bukan muhrimnya dalam satu room. Tentu kita tidak bisa menerka apa yang dilakukan di dalam room.

Kami pemuda setempat tidak akan menerima hal seperti itu.
Karena tidak tahan melihat kondisi tersebut, Jum’at malam ( 08/01/2021 ) kami pemuda Surau Kariang kembali mendatangi cafe tersebut, untuk membubarkan kegiatan yang menurut kami jauh dari norma susila. Dan tidak sesuai dengan yang kita sebut Agam Madani.

Dan pada malam itu terjadi kesepakatan dengan pemilik cafe , dengan perjanjian tertulis, tidak akan mengulangi kegiatan yang sama.dan perjanjian tersebut di ketahui oleh jorong IV Surabayo Rino Syamna Putra. ” Terang Ari”

Bukan hanya pemuda dan masyarakat, ketua Ormas PAC Pemuda Pancasila ( PP) Romy Syaputra, “Sangat mengutuk keras dengan kegiatan yang berbau maksiat tersebut” .Saya memang sudah sering mendapatkan informasi ini.Kita berharap kepada pemilik cafe untuk dapat mengikuti aturan adat setempat Seandainya masih berlanjut, kami pun tidak akan tinggal diam. ” Ucap Romy”.

____________________________

Penulis : Aldi ( Biro Agam , Sumbar )
Editor : Rizal Altis

Pos terkait